Explore Taman Nasional Cagar Alam Pangandaran Wisata Edukasi Populer

Posted on

Pangandaran merupakan daerah yang menyimpan banyak potensi alam yang sangat indah dan tak jarang potensi tersebut memang layak untuk di jadikan sebagai suatu destinasi wisata setelah memenuhi proses uji layak sebagai destinasi wisata. Alam Pangandaran sering di katakan surga nya wisata alam di Pangandaran.

Cagar Alam Pangandaran
Cagar Alam Pangandaran

Pangandaran sering kali di definisikan sebagai pantai yang indah, pernyataan tersebut memang tepat sekali karna memang para wisatawan yang datang ke Pangandaran mereka ingin menikmati keindahan pantai, pernyataan tersebut memang mereka utarakan dengan rasa kagun tentang keindahan pantai Pangandaran. Tetapi perlu Anda ketahui, wisata di Pangandaran tidak semua nya pantai bahkan banyak sekali destinasi wisata alam yang lain nya.

Kelebihan  dari Pangandaran sendiri memang memiliki dua mata pantai yaitu pantai timur dan pantai barat, kelebihan pada lokasi ini Anda bisa melihat fenomena alam yang indah. Di pantai timur Anda akan menemukan fenomena alam yang bernama sunrise dengan istilah tersebut mengandung arti Anda dapat menikmati indah nya matahari terbit dan sebaliknya untuk di lokasi pantai barat Anda akan menemukan sunset yang biasa terjadi pada sore hari.

Di antara kedua mata pantai tersebut di batasi oleh kawasan hutan lindung yang di namakan “Taman Nasional Cagar Alam Pangandaran” cocok sekali bagi Anda yang akan berwisata, bahkan sedang melakukan wisata ke pantai Pangandaran bisa mennyempatkan waktu untuk melihat flora dan fauna di dalam kawasan ini.

Suasana sejuk sudah pasti akan Anda rasakan disini semakin semangat pula Anda mengexplore kawasan Taman Nasional Cagar Alam Pangandaran ini dan tanpa Anda sadari banyak hal baru yang Anda dapatkan ketika masuk ke kawasan ini.

Suasana sejuk sudah pasti karena kawasan ini di tumbuhi oleh pohon rindang nan besar konon rata-rata umur dari pohon ini ada yang sudah mencapai 50 – 100 tahun. Tisak hanya itu saja, wisatawan akan menemukan beberapa goa alam dan goa buatan. Goa alam yang di maksud seperti Goa Rengganis, Goa Sumur Mudal, Goa Lanang, Goa Parat dan Goa Miring. Adapun goa yang di buat oleh manusia di kawasan ini, dahulu kala pada penjajahan Jepang goa ini di buat untuk dijadikan sebagai tempat persembunyian, markas, bahkan ada ruangan khusus yang di gunakan sebagai ruang penyiksaan atau eksekusi. Goa ini di buat penjajah jepang dengan sistem kerja paksa, pekerja dari pembuatan goa ini adalah masyarakat sekitar yang di pekerjakan secara paksa.

Sejarah salah satu dari beberapa goa yang di sebutkan, Goa Rengganis merupakan goa yang memiliki sumber mata air yang begitu jernih sejuk sudah pasti jenis air yang tawar adalah goa yang dulu kala digunakan sebagai tempat untuk mandi oleh Dewi Rengganis pada masa kerajaan Sunda pada masanya dahulu. Mitos dari lokasi tersebut bahwa siapa saja yang mandi, mengusap wajah menggunakan air dari Goa Rengganis konon akan segera mendapat jodoh dan akan awet muda.

Selain itu wisatawan akan menemukan beberapa hewan yang ada dan hidup di lokasi Taman Nasional Cagar Alam Pangandaran ini, seperti monyet, lutung, biawak, rusa, landak, burung, dan masih banyak lagi tentu saja hal ini merupakan explore yang mennyenangkan bagi wisatawan yang suka explore taman nasional cagar alam wisata edukasi populer di Pangandaran.

Sejarah dari kawasan Taman Nasional Cagar Alam Pangandaran ini merupakan kawasan konservasi sumeber daya alam Pangadandaran yang sebelumnya merupakan tempat bercocok tanam para masyarakat atau penduduk sekitar. Pada masa Y. Eycken menjabat sebagai Residen Priangan pada tahun 1992, ada pendapat untuk di jadikan taman baru. Ada seekor banteng yang di lepaskan, sapi betina sebanyak 3 ekor, juga rusa yang di lepaskan beberapa ekor. Keanekaragaman satwa memang menjadi alasan untuk di lestarikan atau di jaga keberadaan nya yang mana dari beberapa satwa yang di lepaskan tersebut ada keunikan tersendiri dengan kelangsungan nya hidup di kawasan ini. Pernyataan tersebut mendapat suatu pernyataan pada tahun 1934 dengan mengubah nama kawasan tersebut sebagai Suaka Margasatwa memiliki lahan seluas 520 ha. Seiring berjalan nya waktu, dari penemuan bunga Raflesia Fatma dengan keberadaan yang langka, pada tahun 1961 diubah kembali nama kawasan ini menjadi Cagar Alam. Waktu terus berjalan, kebutuhan akan wisata oleh masyarakat sebagai tempat rekreasi sebagian dari seluruh kawasan ini seluas 37,70 ha pada tahun 1978 dijadikan sebagai Taman Wisata.

Selain itu ada kawasan air yang dikukuhkan pada tahun 1990 seluas 470ha sebagai Cagar Alam Laut, bisa kita kalkulasikan bahwa seluruh kawasan ini sekitar 1.000 ha. Lokasi selain perasiran di kawasan ini memang banyak ada nya pepohonan  dengan jenis berbeda-beda, jenis Andong merupakan jenis pohon dengan penyebaran yang tinggi. Serta ada juga jenis yang begitu dominan yaitu jenis laban. Ada pohon dengan penyebaran sangat minim adalah Teureup, Kelepu, Walikukun, Menteng, Walen, Beringin, Jamur, Ki Huut, Renghas, dan Pulus. Jenis pohon introduksi ada terdapat di kawasan ini, antara lain Jati, Salam, dan Huni dengan keberadaan tumbuh secara alami.

Untuk Anda yang tertarik untuk melakukan Explore Taman Nasional Cagar Alam Pangandaran Wisata Edukasi Populer ini ada beberapa akses untuk masuk ke kawasan ini. Pantai timur terdapat pintu masuk sebaliknya untuk di sebelah barat juga terdapat pintu masuk, namun bagi para wisatawan yang mau mengakses kawasan ini menggunakan perahu banyak sekali para provider yang menyediakan paket untuk bisa sampai ke lokasi menggunakan perahu pesiar. Selain kawasan darat wisatawan dapat menikmati  kawasan air dengan melakukan wisata snorkeling, watersport, mencing, atau bisa menikmati keindahan kawasan air dengan menggunakan perahu pesiar.

Ayo, tunggu apalagi explore taman wisata cagar alam pangandaran jangan lupa ajak keluarga, kerabat, sahabar, atau kekasih Anda bersantai di Pangandaran.